PANDOMPRANA, Petunjuk Olah Nafas PerPI Harimurti (4)

1

Latihan Pernafasan PANDOMPRANA, Gerakan latihan

(Bagian keempat)

 Setelah melakukan pemanasan, tentu akan dilanjutkan dengan gerakan inti Pandomprana tersebut. Dalam tulisan ini, tidak semua gerakan akan diuraikan satu persatu. Hanya beberapa gerakan yang akan berikan sebagai contoh.

Gerakan keenam.

6aSikap awal 

6bMulai membungkuk 

6cJidat menyentuh lantai 

Gerakan selanjutnya.

6dSikap awal

6eMulai membungkuk

6fPosisi maksimal, cium lutut

Mulai mengkombinasikan dengan kaki, luruskan kaki kanan, kaki kiri membentuk angka 4, dengan tumit menempel pada paha kanan bagian dalam. Lakukan semampunya kalau belum bisa sampai mencium lutut. Saat badan membungkuk, buanglah nafas, dan saat tegak kembali tariklah nafas. Lakukan 3x untuk kaki kanan yang diluruskan dan 3x untuk kaki kiri yang diluruskan.

 Gerakan kesembilanbelas.

19aSikap awal

19bAngkat kaki

19cJulurkan kesamping

19dMasih kesamping

 

19ePosisi maksimal

Gerakan ini untuk melatih otot perut, paha dan pantat/panggul. Lakukan sebisanya saja, kalau keseimbangan belum memungkinkan, boleh dibantu dengan tangan. Kalau yang dijulurkan kaki kiri, tangan kananlah yang berpegangan lantai, kalau kaki kanan yang dijulurkan, tangan kiri yang berpegangan lantai. Tarik nafas saat kaki diluruskan kesamping, dan buang nafas saat kembali ke sikap awal. Lakukan 3X kaki kanan dan 3X kaki kiri.

Gerakan selanjutnya;

19fSikap awal

19gAngkat pantat, keraskan perut

19hPosisi maksimal, badan lurus

Gerakan untuk melatih  otot perut dan punggung, saat mengangkat pantat untuk membuat posisi badan lurus, lakukan bersamaan dengan menarik nafas, dan saat turun untuk posisi duduk lagi, buanglah nafas. Lakukan 3x

 

Gerakan selanjutnya

19iSikap awal

19jAngkat badan dan kaki kanan

19kBadan lurus dan bergerak maju

 19lPantat menyentuh tumit

19mKembali mundur

19nKembali ke sikap awal

hampir sama dengan gerakan didepan , bedanya gerakan ini adalah dengan mengangkat satu kaki seperti sikap jejakan depan bawah, dan kemudian badan mengeser kedepan tanpa merubah kedudukan kaki dan tangan, hanya kaki yang bertumpu menjadi jinjit dan paha melekat pada betis. Menarik nafas dilakukan saat mengangkat badan dan menggerakkannya kedepan, dan saat posisi badan ditarik mundur kemudian turun untuk duduk dibarengi dengan membuang nafas. Lakukan 3x untuk kaki kanan yang diangkat dan kemudian 3x untuk kaki kiri yang diangkat.

Demikian sekelumit pelatihan Pandomprana yang dapat saya sajikan, semoga bermanfaat bagi anda semua. Dan tentu saja, kalau anda ingin mendapatkan pelatihan ini secara lengkap, silahkan menghubungi Pengurus PerPI untuk bergabung bersama kami dalam berlatih, PerPI sejak dahulu dan sampai kapanpun selalu terbuka bagi siapapun.

Juga perlu saya ingatkan, bahwa keilmuan saat ini ada kemungkinan sama di beberapa Perguruan silat, baik gerakan ataupun cara-cara berlatih lainnya, dan hal ini saya kira tidak perlu diperdebatkan. Karena siapa bisa menjamin bahwa ilmu yang dimiliki perguruannya adalah murni ciptaan guru besarnya? Apalagi dijaman yang yang serba global ini, interaksi dengan lain perguruan sangat dimungkinkan, sehingga sebenarnya siapapun tidak dapat menjamin bahwa ilmu yang diajarkan di perguruannya masih murni.

 

Penulis: Sardjono, anggota PerPI Harimurti