Untuk Apa Belajar Silat

1
Abah Idid Djunaedi dari PS Margaluyu Cikuya sedang mengajar salah satu Muridnya

Semua keraguan itu insya Allah akan kami jawab dengan sebaik-baiknya, namun apabila jawaban kami ini masih dirasa kurang,kami mohon maaf karena semua itu tidak terlepas dari kodrat kami sebagai manusia biasa.

Apakah ada tuntunan dalam agama khususnya Islam perihal diharuskannya kita belajar beladiri? Belajar beladiri jika boleh kami tegaskan adalah hal wajib bagi ummat Islam. Landasan dasarnya adalah hadist yang menyatakan “Wajib bagi seorang muslim laki-perempuan menuntun ilmu”, kedua ” Ajarilah anak-anakmu memanah dan berenang”, hadist lain menyebutkan “Hendaklah kalian memanah dan berkuda, sedang memanah lebih aku sukai dari pada berkuda, tidak ada permain yang terpuji kecuali tiga hal.Pertama berkuda, kedua bercanda dengan istri dan ketiga memanah. barang siapa yang telah belajar memanah kemudian meninggalkannya, maka ia sama dengan kufur nikmat” hadis ini terdapat dalam kitab Ibnu Qoyyim yang berjudul Al-Furuiyah dan satu lagi yang tertera dalam Al-Quran dalam surat Al-Anfal:60 “Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka, kekuatan apa saja yang kamu sanggupi” surat ini makin diperkuat dengan hadist nabi “seorang mukmin yang kuat lebih baik dan dicintai Allah dari pada seorang mukmin yang lemah”.

Jika kita mau merujuk semua hadist tersebut, betapa pentingnya seorang islam yang kuat, tak hanya itu, jika sebuah Negara kuat, maka semua rakyat dan pemerintahannya pasti kuat dan tak mudah digoyah oleh kekuatan asing manapun yang ingin menghancurkan.

Mungkin orang beranggapan seorang wanita tak perlu belajar beladiri karena hal itu tidak penting. Sekarang bayangkan, dengan tingkat kriminalitas yang tinggi seperti sekarang ini. Data dari polda Jatim menunjukkan peningkatan kriminalitas selalu meningat antara 10 hingga 30% dalam setahun, dimana yang selalu jadi korban pelecehan dan kriminalitas adalah wanita. Ini baru Jatim belum seluruh Indonesia. Dan bayangkan dalam setahun sudah berapa persen peningkatannya. Kejahatan dan pemerkosaan dimana-mana apakah kita hanya berpangku tangan jika kita hendak diperkosa. Hadist diatas jelas, Allah lebih cinta mukmin yang kuat. kuat hati juga kuat fisik.

Orang belajar beladiri justru akan meningkatkan keberanian dan kedisiplinan. Kebanyakan yang arogan karena mereka tidak mengerti makna beladiri. Dan perlu diingat, Rosul kita dan segenap keluarganya seperti Hamzah yang ditakuti di medan Badar serta Ali bin Abitholib yang dikenal sebagai panglima perang tangguh dan ahli dalam memanah, berkuda dan bermain pedang. Sahabat dan keluarga Rosul Muhammad adalah manusia2 tangguh ahli beladiri sejati.

Belajar beladiri terlebih itu adalah Silat, tidak hanya belajar membeladiri, tapi juga belajar menghargai local genius budaya Nusantara. Belajar Silat juga belajar tentang tatakrama hidup, kesabaran, belajar menyehatkan badan dan sebuah filosofi. Jika ada yang masih berfikir tidak ada hal yang penting dari belajar silat karena kita tidak punya musuh atau kita tidak pernah berbuat jelek pada orang, itu artinya kita tidak menghargai tubuh kita sendiri.

Semoga apa yang kami tulis ini bisa bermanfaat…