Dukungan anda kepada Tangtungan Indonesia akan sangat membantu kami dalam usaha pelestarian dan promosi Pencak Silat sebagai budaya warisan Indonesia. Silahkan kunjungi link berikut untuk mendukung kami : https://sociabuzz.com/tangtungan/support

Penulis : GJ Nawi

O.M.A.S atau Ochid’s Martial Arts System bukanlah sebuah perguruan atau aliran pencak silat baru, O.M.A.S hanyalah sebuah sistem dan metode latihan pencak silat atau ilmu bela diri yang lahir dan dikembangkan dari hasil perenungan, analisa, olah pikir pribadi Abdul Rasyid bin Tabrani bin H.M. Navis bin Saanan bin Madi bin Fulan atau yang akrab disapa Ochid atau Bang Ochid.

Bang Ochid pendiri O.M.AS (Ochid’s Martial Arts System). Foto Bang Ochid

Pria Betawi yang lahir tanggal 13 Januari 1968 di Kemanggisan, Jakarta Barat ini dikenal sebagai sosok pria yang hangat, mudah bergaul dan tekun mendalami pencak silat. Pertama kali mengenal pencak silat pada usia 10 tahun dari lingkungan keluarga, yang mana paman-paman beliau saat itu berguru kepada Kong Ce’Oed di rumahnya, Kong Ce’Oed adalah seorang tokoh pendekar silat terkenal di seputaran Kemanggisan hingga Tanah Abang, beliau mengajar dengan berkeliling mendatangi ke tempat yang ingin belajar. Semula bang Ochid mengenal pencak silat atau Maen Pukulan gaya Kong Ce’Oed dengan memperhatikan paman-pamannya yang sedang belajar, karena antusiasnya Bang Ochid ikut belajar kepada Kong Ce’Oed yang dibantu muridnya, namun belajar Maen Pukulan atau pencak silat Kong Ce’Oed hanya beberapa langkah saja. Lalu dilanjutkan dengan mempelajari silat atau Maen Pukulan Khas Kemanggisan Kong Iyi seorang tokoh pendekar silat dari Kemanggisan yang tidak lain masih terhitung kakek dan juga kakak misan Kong Ce’Oed. Permainan Kong Ce’Oed dan Kong Iyi tidak berbeda jauh dan terhitung masih satu sumber, hanya saja ada perbedaan gerak pada bentuk “sabetan” kaki Kong Ce’Oed yang dipengaruhi dari permainan Sabeni Tenabang, sebab Kong Ce’Oed pernah berguru kepada Sabeni Jago Tenabang.

Sampai beberapa tahun lamanya Bang Ochid memperdalam keilmuan Silat Kemanggisannya, hingga akhirnya di sebuah komunitas pelestari pencak silat tradisional Bang Ochid dipertemukan dengan seorang guru maenpo atau pencak silat khas Cianjur yang juga salah satu guru besar pencak silat aliran Cikalong Pasar Baru jalur R. H. Soleh atau Gan Uweh bernama H. Ceng Suryana. Dengan H. Ceng Suryana seagai guru utamaya, Bang Ochid mempelajari maenpo Cikalong jalur Gan Uweh, selain dengan H. Ceng Suryana, Bang Ochid juga dibimbing oleh Kang Ujang seorang guru Maenpo Cikalong jalur Gan Uweh yang juga adik dari H. Ceng Suryana. Dari kedua guru maenpo jalur Gan Uweh tersebut Bang Ochid mengenyam keilmuannya selama beberapa tahun lamanya, hingga hubungan murid dan guru yang begitu dekat antara Bang Ochid dan H. Ceng Suryana membuat bang Ochid menganggap H. Ceng Suryana layaknya orang tuanya sendiri.

Sepeninggal wafatnya H. Ceng Suryana, Bang Ochid diamanatkan untuk mengajar Maenpo Cikalong, menjadi tanggung jawab moril mengembangkan Maenpo Cikalong jalur Gan Uweh yang diajarkan H. Ceng Suryana, tidak hanya mengajarkan gerak pencak silat sebagai sebuah ilmu bela diri tetapi juga mengenalkan nilai-nilai kebaikan dalam unsur dan filosofis pencak silat, khususnya Maenpo Cikalong jalur Gan Uweh, seperti nilai-nilai memberi dan menerima, sabar serta ikhlas dan lain-lainnya.

Dari keilmuan pencak silat yang didapatnya seperti Maen Pukulan atau Silat Kemanggisan Kong Iyi dan Maenpo Cikalong jalur Gan Uweh yang didapatnya dari H. Ceng Suryana dan Kang Ujang, Bang Ochid melalui sebuah perenungan, kajian dan analisa pribadinya berinisiatif untuk membuat sebuah sistem atau latihan pencak silat, yang dikonsepsikannya dalam sebuah metode yang dinamakannya Ochid’s Martial Arts System atau disingkat O.M.A.S. Tujuan dari metode O.M.A.S ini adalah untuk memudahkan seseorang dalam belajar pencak silat. Baik bagi yang awam atau yang sudah menguasai satu atau beberapa aliran pencak silat. Didasarkan pada konsep atau kaidah kesadaran gerak, kesadaran fisik dan kesadaran rasa. Sistem dan metode ini dapat diterapkan di berbagai aliran pencak silat ataupun ilmu bela diri lainnya, karena sifatnya yang universal mengikuti kodrat alami tubuh manusia.

Simbol filosofi O.M.A.S

O.M.A.S bersumber dan lahir dan didirikan oleh Bang Ochid pada pertengahan tahun 2021 , saat ini baru berupa studi klub atau kelompok latihan pencak silat. Tujuan dari dibentuknya O.M.A.S sebagaimana yang telah disebutkan di atas, untuk memudahkan manusia dalam memahami setiap bentuk gerak dan aplikasi pencak silat.

Disamping itu juga diharapkan dengan menerapkan metode O.M.A.S ini para peminat yang belajar pencak silat merasa senang, “Having fun to learn” dan tidak terkendala dengan metode belajar sulit yang pada akhirnya membuat peminat pencak silat atau ilmu bela diri menjadi jenuh dan malas. Selain itu dalam metode O.M.A.S juga secara filosofis belajar cara mengenali dan mengatasi masalah dengan menerima segala sesuatu apa adanya, dengan kata lain sesuatu akan dapat menjadi masalah jika dianggap sebagai masalah yang semua makna filosofis tersebut diterapkan dalam bentuk aplikasi gerak. Pembiasaan aktivitas tubuh akan berpengaruh pada aktivitas pikiran dan perilaku sehari-hari.

Saat ini Bang Ochid dengan O.M.A.S nya membuka pelatihan selain di kediamannya di Kebon Jeruk juga terdapat di daerah Kemanggisan, Pejaten, Tebet dan Kreo. Bagi yang berminat dan ingin belajar pencak silat dengan metode unik O.M.A.S ini dapat menghubungi akun FB OMASystem atau melayangkan surel ke ppmcmadsari@gmail.com.

Simbol filosofi O.M.A.S