Reportase Workshop Pencak Silat VS Tantangan Zaman

0

Syukur Alhamdulillah kami panjatkan kepada Tuhan YME, Workshop Pencak Silat vs Tantangan Zaman yang di selenggarakan oleh Tangtungan Project pada hari Minggu 22 September kemarin di AL Azhar, Jakarta Selatan telah berjalan dengan lancar dan meriah. Terhitung 30 orang peserta workshop dari berbagai latar belakang, ada yang dari praktisi beladiri selain pencak silat, masyarakat yang awam terhadap pencak silat, bahkan ada juga terlihat seorang bapak yang sudah lanjut usia menghadiri workshop ini.

Para peserta terlihat gembira dan bersemangat mengikuti jalannya acara setiap sesi workshop. Usai workshop banyak peserta yang menyatakan antusiasmenya untuk mau mengenal dan mempelajari Pencak Silat. Hal inilah yang menjadi tujuan diadakannya workshop ini, memberikan semangat kepada masyarakat untuk mau mengenal pencak silat dan pada akhirnya mau ikut dalam usaha pelestarian pencak silat sebagai warisan seni dan budaya.

Terima kasih banyak kepada Kang Rafijen dan keluarga Maenpo Peupeuhan Adung Rais, Kang Awang dan para wargi Gerak Gulung Budidaya, Mas Mochamad Amien dan para bidadari Chakra V dan Mas Noeryanto A. Dhipuro dan keluarga Pesantren NLP Pasar Minggu, Semua yang sudah mau menjadi partner Tangtungan Project bersama memperjuangkan warisan para guru dan orang tua.

Juga banyak terima kasih kepada Mas Suryo dan Team Demo PAS yang menjadi wakil dari Paseduluran Angkringan Silat, yang telah memberikan warna dan menunjukkan bahwa Pencak Silat dan seni itu adalah satu hal yang tak terpisahkan.

Tak lupa terima kasih banyak kepada Bang Johny Zulkifli dengan Adhigana Pencak Silatnya telah bersama Tangtungan Project menyelenggarakan Workshop ini.

Terakhir Terima Kasih banyak kepada para sahabat dan sesepuh yang telah berkenan hadir dalam workshop ini : Abah Gending Raspuzi dan wadyabalad Garis Paksi, Bang Malik dan Bang Miftah dari Beksi Tradisional Kong Nur, Abah Azis Asy’arie dari Cikalong, Pakdhe Tomo dari Setia Hati, Mas Dandi dari Tunggal Dulur Ungaran, Mas Dodit Setiyohadi beserta rekan – rekan dari Eskrima Nusantara, Galih Iman beserta penghuni Kandang Gorilla, Mad Khobab serta Sanggar Terazamnya, dan masih banyak lagi.

Tangtungan Project tidak pernah berhenti. Nantikan gebrakan kami berikutnya…

Jayalah Pencak Silat, Jayalah budaya warisan Bangsa…

 

This slideshow requires JavaScript.