Whani Darmawan, Pandita in Love

0

WHANI DARMAWAN, seorang Pesilat , seorang aktor , penulis dan juga seorang penari yang mumpuni dalam olah rasa dan raga. Whani mempelajari metode tubuh di perguruan silat PGB Bangau Putih dan terus berkembang sampai akhirnya belajar di PS BIMA ( Budaya Indonesia Mataram) Jogja.

Siapakah dia sebenarnya? Mana yang lebih dahulu, menjadi  aktor  atau pesilat ?

Whani Darmawan hidup di lingkungan Pesilat. Ayahnya seorang Pesilat dari PS BIMA .  Pencak Silat bagi Whani Darmawan bukan semata mata sebuah bentuk gerak bela diri atau olah raga saja. Banyak sisi lain yang dapat di pelajari baik mental, spiritual maupun  seni, dalam silat. Bagi laki laki yang sudah puluhan malang melintang di dunia seni peran dan gerak ini, mempelajari pencak silat akan menambah kematangan dan wawasan dalam dunia seni baik sebagai aktor , penulis dan penari.

Sosok Whani Darmawan adalah salah satu Seniman yang selalu ada,  turut serta membantu dalam teknis penyelenggaraan  Pencak Malioboro Festival I, II dan nanti juga yg ke III 30 Mei- 1 Juni 2014. Dia selalu mengeksplore pencak silat dalam setiap sendi kehidupannya.  Semua ini Whani kerjakan bersamaan dengan kesibukannya di dunia pentas, seperti halnya pertunjukan Whani di tanggal 12-13 Mei 2014, pukul 19.30 nanti. 

Pertunjukan di Museum Affandi Jogja, ini adalah salah satu karya  Whani Darmawan dalam bentuk  Story Telling ( semacam Monolog ) dengan judul “PANDITA in LOVE”.  Mengadaptasi cerita The Priest of Shiga Temple and His Love karya Yukio Mishima yang diterjemahkan Sapardi Djoko Damono.  Sebuah kisah dari seorang pendeta dan selirnya yang menceritakan tentang  bergetarnya perasaan, tumbuh-tumbangnya keinginan masing-masing, yang kemudian mengurai pilihan sikap tragis dan mulia. Semua ini dapat diwujudkan dengan sangat mempesona seperti halnya pencak silat yang telah mendarah daging bagi pelakunya. Apa yg dilakukan Whani Darmawan ini,  membuktikan bahwa Pencak Silat itu bisa di eksplore dalam bidang apapun di kehidupan sehari hari.

Penasaran ? Maka Saksikan saja nanti Pementasannya .

Salam Pencak Salam Budaya